Minggu, 27 Desember 2009 {04:47}

Teteh sms ana pada hari Kamis, 24 Des yang isinya :
‘Aslm.Ukhti2 ku yg baek…liqonya hari ahad,27 des jm 1 d msjd JAMBAN,semua hrp HADIR ya, krn ada sesuatu yg hrs dbicrakan.’
Jujur, sejak sms itu datang perasaan ana gak enak. Gelisah. Gelisah karena takut teteh gak bisa liqo lagi bersama kita. Terus tadi pagi jam 04:07, teteh sms ana lagi untuk mengingatkan bahwa nanti siang diharapkan liqo. Perasaan ana makin gak tenang teh. Sebenarnya apa yang mau teteh bicarakan? Hati ini masih bertanya-tanya. Teh, hati kecil ini mengatakan ‘teteh akan pindah, dan menetap disana. Jadi untuk liqo selanjutnya Murobbi kalian ……..’  apakah benar seperti itu teh? Ana ataupun teman-teman seperjuangan lainnya tak ingin Murobbi yang baru, yang kami inginkan hanyalah teteh. Tapi kita juga gak boleh egois, kalaulah itu yang terbaik buat teteh InsyaALLOH ana ikhlas. Tapi ana masih gak yakin kalo teman-teman yang lainnya bisa ikhlas, meski seperti itu ana akan berusaha untuk memberikan yang terbaik buat teman-teman yang lainnya.
Teh, barusan ana sms_an ma teh dede dia bilang “Blg ‘ja qt kebratan..krna dah mrasa dekat jd qt demo yuk.. If hal itu lbh baik utk qt” Lucu_kan teh?
Terus ana sms_an sama teh suci terus teh suci bilang “ana juga punya perasaan gak enak ma teh ade, rasanya teh ade bakalan pindah dan klo teh ade smp pindh,d’jmin ga bkl bner ana’mh liqo’y… Mlh smpt ada niat ga mau liqo lg…” jadi ingat dulu, saat ana dapat info dari ateu kalo teh ade katanya mau pindah. Terus ana bilang ma teh suci, waktu itu ana bilang “lamun teh ade pindah, ana mah moal liqo deui” eh teh suci nambahin “muhun sami. Atuda kumahanya? Mutarobbi nu lain mah asa teu’enakeun”.
Astagfirullah, untung saja tadi pagi ana sadar bahwa ucapan itu tidak boleh ada. Ada atau tidaknya teteh liqo harus tetap jalan. Ana bisa seperti ini berkat bantuan teteh. Syukron ya teh. Eh ada sms lagi, ini dari teh Hana ‘Zma teh ana jg kpikrn k zna,,’ ( He… he… ana lupa gak ditulis bahwa pembuakaan sms_an adalah ana) yang isinya ‘Ju”r, sejak t’ade blg ‘da hal yg mo dibicarain’ hti ni glisah. Glisah krna tkt t’ade gx bs liqo brg qt lg. Nie kpikiran trus teh . . . Gmn klo seandainy t’ade emang bkln pndah??’ Kirim semua. Nah dari sana terjadilah sms_an.
Teteh yang paling ana sayangi, terimakasih sudah membantu ana selama ini. Afwan ana gak bisa membalas semuanya teh, hanya ALLOH yang bisa membalasnya. Teh, rasanya iri setiap ana melihat teteh. Sepenglihatan ana, ana belum pernah liat teteh marah karena kekonyolan ana, ana belum pernah melihat teteh mengeluh setiap ana bercerita tentang keluarga ana, dan ana belum pernah melihat teteh kecewa saat orang-orang di halaqah tidak hadir. Apa kunci semua itu teh? Apakah kata SABAR yang berkali-kali teteh ucapkan kepada ana? Beruntung ana bisa dipertemukan oleh ALLOH bersama teteh. Apa jadinya ana jika tidak bertemu dengan teteh? Ana yang sangat haus kasih sayang dari kakak-kakak telah terobati dengan adanya kehadiran teteh. Keluhan-keluhan ana yang tak pernah didengar oleh keluarga, telah teteh dengarkan semuanya. Jarang ana melihat Mutarobbi seperti teteh, justru teteh adalah orang pertama guru yang ana anggap berhasil. Berhasil mendidik ana khususnya. Teteh udah ana anggap seperti mamah ana, yang setiap kali merengek minta diajarkan sesuatu tanpa pamrih. Teteh juga seperti kakak bagi ana disaat ana membutuhkan perhatian dari sosok kakak yang bisa dibanggakan. Teteh juga sahabat ana, yang selalu setia mendengarkan keluhan-keluhan ana di rumah. Syukron teh, Syukron…..

Mungkin menurut teteh ini konyol, tapi inilah kata-kata yang ingin ana sampaikan buat teteh. Khusus buat teteh.

NB : Teh, minta do’anya ya teh. Semoga ana bisa menjadi seperti Rasulullah ataupun teteh yang senantiasa mengamalkan ilmunya untuk mempertahankan agamanya. Ana akan selalu berusaha memberikan yang terbaik buat teman-teman seperjuangan lainnya. Allahu Akbar!!!






http://www.facebook.com/profile.php?id=100000536137215&v=app_2347471856#!/profile.php?id=100000536137215
Labels : news investment systems Anti Vir free template car body design

Aku ingin seperti Valentino Rossi

Malam itu aku pergi ke rumah saudaraku bersama ibu dan kakakku. Kami sengaja pergi kesana untuk sekedar silaturahmi. Tapi sebelum berangkat aku telpon saudaraku dan memastikan mereka tidak pergi kemana-mana.
Tuut....... Tuut......... "Assalamu'alaikum" terdengar suara di sebrang.
"Wa'alaikum salam, lgi dimana Ma?" suaraku cepat.
"Lgi dirumah teh" jawabnya singkat.
"Alhamdulillah, sekarang teteh mau kerumah. Ya udah atuh, Assalamu'alaikum"
"iya teh, Wa'alaikum salam"
Tanpa menunggu lama, kami berangkat. Perjalanan kerumah saudaraku tidak terlalu jauh, jadi kami putuskan untuk berjalan kaki saja. Lagian suasananya masih ramai(maklumlah pasar jdi bnyk ojek) he..he....
Aku berjalan sendiri, sedangkan mamah berjalan bersama dengan kakakku. Saat pandangannku aku alihkan kedepan, aku melihat sosok laki-laki dan cara berjalannya begitu aneh seolah menutupi wajahnya sendiri. Kebetulan laki-laki itu berjalan berbeda arah, aku penasaran "dia kenapa?"(tanyaku dalam hati)
Ups...... ternyata dia bapa(kaget) dan aku pendam sendiri rasa tau itu. Aku sengaja tidak bilang sama mamah dan kakakku karena kalaulah dia tau ada bapa pasti akan membahasnya panjang lebar. Misalnya aja pasti mamah bilang "Bener2 gak punya hati, minimal nanya ma anak atou gimana" (heu...heu.....) dah kebayang deh klo dikasih tau ma mereka. Lgi males ngebahas bapa. (pikirku lgi)

Tok.... Tok...... Tok.......
"Assalamu'alaikum......!!!" aku mengambil komando. Hi.... Hi.... Hi...... ^^,
"Wa'alaikum salam" Salma keponakanku menjawab sahutanku.

Ckrek, ckrek (suara kunci saat hendak membuka pintu)

“Eh salma, gak pergi ngaji?” tanyaku.

“Udah pulang teh” sambil mencium tanganku (tanda menghormati dalam islam) .

“Ade mana?” tanyaku lgi.

“Ada didalam,” lgi2 jawabnya singkat.

Saat masuk kedalam, suasana rumah yg kurang nyaman(menurutku). Emh sepi, belum lgi lampu yg remang membuat suasana rumah jdi merinding. Kulihat anak kecil terduduk lemah di shofa empuk dan memperlihatkan gigi’nya yg rapi. (Wafik) Adiknya salma.

“Hei lgi ngapain?” tanyaku kepada bocah itu.

“He……” senyum. Anak kecil itu langsung menyodorkan tangan kanannya, dan berharap aku dapat meraih tangan kecil itu. Dia cium tanganku, mengikuti tingkah kakaknya. Alhamdulillah. Pikirku dalam hati. Tak lupa aku balas senyum anak kecil itu. O.I.A setiap kali aku bertemu dengan anak kecil ini, aku selalu ingat kata2 pertama yg selalu ia lontarkan setiap bertemu aku. Sebelum keduluan, aku lontarkan kata2 yg biasa ia lontarkan. “Eh wafik kemarin aku ke laut, ada ikan banyak banget. Terus aku main air sama kakak” Ledekku. Wafik hanya tertawa geli melihat tingkahku yg mungkin mirip dengan tingkahnya setiap dia menceritakan pengalamannya. Tidak banyak komentar, namun banyak tersenyum. Aku mendekati anak kecil berusia 5 tahun itu dan memeluknya. Kecil sekali tubuhnya, malah menurutku tubuhnya tambah kecil dibandingkan minggu lalu. Kasian. Sejak lahir dia memiliki penyakit jantung, dan sampai sekarang belum dinyatakan sembuh oleh dokter.

“Eh ada tamu” suara tanteu mengagetkan lamunanku.

“Tamu dari Hongkong, ha..ha..ha…. “ jawabku. Kami sudah biasa bercanda. Aku berdiri dan menghampiri tanteu hanya untuk bersalaman.

“Apa kabar teu? He…he…” lgi2 kata2 keluar dari mulutku begitu aja(bawel juga ni anak, he..he..he..)

“Alhamdulillah bae” tanteu menjawab sambil menggelitiki tubuhku.

Dari sana disambung oleh mamah dan kakakku bersalaman dan langsung ngobrol-ngobrol. Ngebahas segala hal deh, tpi aku gak terlalu fokus ikut dalam pembicaraan karena setahuku itu pembahasan membosankan banget. BT(oOw) Tapi rasa BT_ku jg terhapus karena tingkah laku salma dan wafik. Aku seneng banget liat mereka selalu akur. Eh iya Salma gadis pintar lho. Bukan hanya dalam pelajaran saja dia pintar, tpi dalam agama_pun menurutku dia pintar. Sungguh luar biasa menurutku gadis kecil kelas 5 sekolah dasar ini selalu memakai kerudung kemanapun ia pergi. Pernah aku tanyakan kepadanya alas an kenapa ia selalu memakai kerudung(iseng2 aja), jawabannya sangat singkat Perempuankan wajib menutup aurat. Subhanallah. Bangga rasanya apabila memiliki anak seperti itu.

Aku lupa, pantesan kaya ada yg kurang. “Teu, Om kemana? Lagi gk ada dirumah y?” Tanyaku menghentikan suasana.

“Om lgi nganterin jenazah, guru’ny meninggal” tanteu menjawab dengan memasang muka khawatir.

Untuk menjawabnya aku hanya memberikan isyarat bibir berbentuk bulat “O”

Tiba2 tbuh kecil (wafik) mendekatiku. Ayo berfikir bgus’nya ngebahas apa y ma anak2?(aduh apa y) emh…… Wafik dah blajar iqra (dasar-dasar huruf didalam al-Qur’an)? “Belum semuanya hafal, baru tau alif-ba-ta-tsa-jim-kha-kho” Suaranya terdengar cape. “Ih pinter” jawabku. Wafik mengganti topik pembicaraan kita.

“Eh aku suka nonton laptop si unyil”

“Aku juga, terus nonton bolang, terus koki cilik, terus……”

“Tukul” pembicaraanku dipotong. Dia senang sekali klo harus mempraktekan adegan tukul. Kami berdua mempraktekan ciri khas dari Tukul Arwana, ha…ha… Lucu. Ternyata Salma dari tadi melihat tingkah laku kami berdua. Salma ikut tersenyum saat kami mengikuti gaya artis idola kami. Saat kami tertawa, aku melihat wafik begitu cape. Ter-Ngah_Ngeh_Ngoh.Kecapean dia. Aduh gak boleh banyak bercanda kaya’nya soalnya wafik jdi kecapean tertawa. Aduh takut kenapa_napa……

Dari sana aku gk berani bercanda lgi.

“Eh… eh…. Suka main game motor lodles(maklum anak kecil, ngomongnya masih susah) gk?” anak kecil itu memberikan pertanyaan kepadaku.

“Enggk” aku cemberut Sambil menggelengkan kepala.

“Ah, klo aku tiap hari main game itu. Lame”

Aku tertawa geli mendengar suaranya yg cadel ^^,

“Kenapa main game itu terus? Gk bosen?” tanyaku balik.

“Enggk, enggk bosen soalnya aku pengen kaya Losi(mungkin maksudnya Valentino Rossi)” Aku tertawa lgi. Impiannya luar biasa. Dia sangat berharap suatu saat dia bisa seperti Rossi. Teruslah bermimpi keponakanku. Mudah2an kelak kamu besar, impianMu dapat tercapai. Amin

Lgi2 kupeluk dia. Kupegang tangannya, ya ALLOH kecil sekali tangannya. Kudengar napas’nya begitu terengah-engah dia bernapas. Sabar ya de. Mudah2 Allah menjawab keinginanmu menjadi Seperti Valentino Rossi. Amin


Labels : news investment systems Anti Vir free template car body design