RUMUS KEHIDUPAN

Aku ingat betul pepatah itu, dari kaset tipe Ummi Maktum Voice. Pas banget dengan kegelisahanku sekarang. *Bingung??* Dari dulu aku menginginkan bisa kuliah, tapi tanpa biaya bantuan dari orang tua. Sedikit optimis, namun tak banyak pula pesimisnya. Bisa gak ya? Apalagi melihat hasil dari kerjaku selama 1 tahun, belum ada uang yg tersaring di dompetku. Setiap gajihan semua uang langsung habis, buat bayar motor_lah, buat itulah, buat ini_lah. Pokoknya uangku setiap gajihan sangat pas-pas_an. Melihat dari semua itu, keinginanku untuk kuliah menjadi pesimis. Kayanya gak mungkin?? Hari demi hari dilalui dengan sabar, enggak kuliah juga gx apa2 deh(meski sedikit kecewa sih) Tapi mungkin Allah sudah berkata lain(pikirku)
Apa mungkin ini jalan dari Allah yg ditujukan buatku?? Aku bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jakarta, kebetulan perusahaan kami sudah meluas dan aku ditempatkan di Garut tepatnya di SMKN 2 Garut (melaksanakan proyek IT). Sebenarnya aku tidak cukup mahir dalam dunia IT, tapi atasanku selalu memberikan motivasi pada-ku. "Gak apa2, sambil belajar saja. Santei sajalah. Lama2 juga pasti bisa" Mendengar smua itu batinku sedikit lega, bersyukur mempunyai atasan yg cukup baik.
Pekerjaanku di SMKN 2 Garut cukup pusing juga, dikarenakan aku yg lulusan SMK juga tapi berbeda jurusan membuatku menguras otak. Aku lulusan jurusan Komputer Jaringan, sedangkan pekerjaanku yg sekarang Programmer. Wah 180 derajat perbedaannya menurutku....... Tapi disisi lain ini jdi tantangan menurutku. Aku berusaha dan terus berusaha agar bisa memahami pekerjaan apa saja sebagai programmer. Berbulan_bulan aku menggeluti pekerjaan ini, dan semakin hari aku mengenal kepala sekolahnya. Tidak lama dari sana, aku ditawarkan untuk bekerja di sekolah ini. Tetapi dengan satu syarat, aku harus melepaskan kontrak kerjaku dengan yg sekarang. Bukan tawaran pekerjaan itu saja yg beliau tawarkan kepadaku. Aku juga ditawarkan melanjutkan sekolah gratis. Subhanallah........!!!

Luar biasa menurutku, tapi ada perasaan takut dibenakku. Aku takut mengecewakan sekolah ini, karena aku sadar klo kemampuanku tentang programmer tidak ada apa2. Tawaran pertama kali aku tolak, karena aku merasa kurang cocok bekerja di sekolah ini. Aku menyesuaikan hobiku yg tidak suka diatur, aku ingin masuk kerja terserah aku(berarti harus punya usaha sendiri) itu dia.....  kerja tidak terikat waktu. Itu tipe_ku. Proyek yg sekarang sudah pas dengan hobiku. Tapi disisi lain aku ingin melanjutkan sekolahku. Ingin sekali. Tapi pekerjaan yg ku geluti sekarang kurang sreg. "Istikharah" itu pesan pak rochana padaku. Dan nanti tanggal 31 Juli 2010 jawabanku dinanti oleh SMKN 2 Garut........... Aku belum tau mana yg harus aku pilih? Berikan yg terbaik buatku ya Allah....
"Rumus Kehidupan adalah Menentukan Salah Satu dari Dua Pilihan"
Labels : news investment systems Anti Vir free template car body design

0 Response to "RUMUS KEHIDUPAN"